Selasa, 19 November 2013

Beberapa Dosa Besar Yang Sering Kita Lupakan

1.       Pertengkaran atau Permusuhan di antara Orang-orang Muslim

Diantara perbuatan yang termasuh dosa besar ialah permusuhan di antara orang-orang muslim. Apabila hal itu terjadi, hendaknya permusuhan itu tidak melebihi dari 3 malam.
Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa memusuhi saudaranya selama setahun, maka sama halnya seperti menumpahkan darahnya (membunuh)”1
Memusuhi kerabat adalah termasuk dosa besar. bigitu pula dengan memusuhi kedua orang tua.

2.       Menuduh Seorang Muslim Kafir
Diantara penyebab banyaknya penghuni neraka dari kaum wanita adalah seorang wanita yang berkata kepada temannya dengan panggilan “Wahai Wanita Kafir, Wahai Wanita Yahudi, Wahai Wanita Nasrani, Wahai Wanita Majusi atau Wahai Wanita Musyrik, dll.” panggilan seperti ini merupakan dosa besar dan dosa itu sangat memberatkan pelakunya.
Rasullullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang berkata kepada saudaranya yang muslim, ‘Wahai Wanita Kafir!’ Maka panggilan tersebut kembali kepada salah satu di antara mereka.”2 (Diriwayatkan oleh Bukhari (6103-6104) dari hadist yang bersumber dari Abu Hurairah r.a dan Ibnu Umar) Atau, apabila yang dituduhkan itu bukan oreang kafir sesungguhnya, maka hukuman itu (tuduhan kafir) kembali kepada orang yang mengucapkannya.

3.       Menyakiti Tetangga
Di antara sebab yang menjerumuskan pelakunya ke dalam neraka, serta tidak ada cara lain selain memunta maaf darinya adalah menyakiti tetangganya dengan berbagai macam cara.
Rasulullah SAW bersabda : “Demi Allah bukan dinamakan orang yang beriman.. Demi Allah bukan dinamakan orang yang beriman.. Demi Allah bukan dinamakan orang yang beriman.” Sahabtnya bertanya : “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab : “Yaitu orang yang tetangganya tidak merasa aman dari kejahatan-kejahatan yang dilakukannya.”
Dalam riwayat ain disebutkan : “Seorang hamba tidak ajan masuk surga, yakni orang yang tetangganya tidak merasa aman dri kejahatan-kejahatan yang dibuatnya”
Dalam hadist lain beliau bersabda : “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir (Kiamat), maka janganlah ia menyakiti tetangganya.”
Atau dalam riwayat lain disebutkan : “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berbuat baik kepada tetangganya.” (HR Muttafaq ‘alaih)

4.       Ghibah (Menggunjing/Mengumpat)
Diantara dosa-dosa besar yang banyak dilakukan oleh kaum wanita adalah Ghibah yaitu menceritakan atau menyebutkan kejelekan orang lain.
Diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw. bersabda “Tahukah kalian apakah yang dimaksud dengan ghibah itu?” Para sahabat menjawab “Allah  dan rasul-Nya yang lebih mengetahui itu.” Beliau berkata “Ghibah yaitu mengungkapkan hal-hal yang dibenci oleh kawanmu.” Salah seorang sahabat bertanya “Bagaimana kalau memang sesuai dengan kenyataan atau perbuatannya?” Beliau menjawab “Ya, itulah yang disebut dengan ghibah atau menggunjing. Bahkan, apabila orang yang mengungkapkannya melebihi dari itu (tidak sesuai dengan kenyataan) bukanlah ghibah namanya, melainkan buhtan atau memfitnah.” (HR Muttafaq ‘alaih)
 Maka,  apabila kita sedang berkumpul di sebuah majelis/tempat, maka kewajiban pertama kita adalah segera meninggalkan tempat tersebut. atau bertobat dengan cara meminta maaf pada orang yang sedang dibicarakan atau meralat segala ucapan dengan perkataan yang baik di majelis itu juga.

5.       Banyak Bicara
Di antara perbuatan yang mengakibatkan seorang masuk ke dalam neraka adalah banyak bicara (Gosip), baik dalam hal yang mubah maupun haram. Dengan kalimat yang ia ucapkan kepada orang lain, maka hal itu dapat mengantarkannya ke dala neraka.
Rasulullah saw. bersabda “Seseorang terkadang melontarkan suatuucapan yang tidak diperhatikannya lagi yang mengakibatkan datangnya murka Allah sehingga dirinya terperosok ke dalam Jahannam” (Hadis shahih. Diriwayatkan oleh Bukhari (6478) dari hadist yang bersumber dari Abu Hurairah r.a).
Inilah balasan bagi orang yang mengucapkan satu kalimat saja. Dia akan terperosok ke dalam neraka. Bagaimana nasibnya bagi orang-orang yang mengucapkan beberapa kalimat? Seperti yang banyak terjadi pada masa sekarang ini, seperti perkataan “Hai wanita pezina! Hai anak pezina (pelacur)!” atau bahkan menyebutkan nama salah satu penghuni kebun bintang.

Perkataan-perkataan inilah yang dapat mengundang kemurkaan Allah swt. Maka sebaiknya bagi seorang muslim yang baik, sudah seharusnya kita berpikir sejenak sebelum mengeluarkan kalimat yang akan diucapkan. apabila kalimat tersebut baik, maka berbicaralah. tetapi sebaliknya, apabila kalimat tersebut buruk, hendaklah lebih baik untuk diam. Karena diam adalah emas. Namun apabila ingin mengucapkan sesuatu yang tidak diketahui baik dan buruknya (ragu-ragu), maka hendaklah ia berhati-hati dalam mengucapkannya. 

Sumber : dari buku yang berjudul "Neraka Bukan Untukmu" karangan DR. Musthafa Murad 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar