Alkisah pada tahun 2000, di kota Malang ada seorang yang memelihara kuda mulai kecil. Nama kuda itu adalah Alhamdulillah, kuda itu sangat penurut, apabila dipanggil langsung datang, kalau disuruh berjalan tinggal ucap Alhamdulillah kuda itu langsung tancap. Kalau ingin berhenti tinggal ucap Astagfirullah, kuda itu langsung berhenti. Mungkin karena dirawat sejak kecil dan latihan yang rutin. Pada saat ditaman bunga di dareah Tretes. Si pengembala bertemu dengan temannya.
Temannya : "Askum..gimana kabarnya? Kuda mu bagus bangeeet..".
Pengembala : "Baik, iya ni kuda penurut pula, kalau kita ucap hamdalah dia akan beranngkat, dan kalau mau berhenti tinggal ucap istigfar".
Temannya : "Aku boleh nyoba gak?
Pengembala :" boleh, silahkan"
Saat itu langsunglah dia menyebut Alhamdulillah, kuda pun berjalan tapi sangat lambat. Dia menyebut hamdalah lagi sampai kuda itu berjalan sangat cepat. Dia tidak tahu kalau di depan ada juranng yang sangt tinggi. dia pun panik hingga lupa apa yang harus diucapkan untuk membuat kuda itu berhenti. hingga akhinya dia mengucapkan semuanya. Subhanallah, lailahailalla, allahuakbar, innalillahi. untunglah saat sampa di tepi jurang ia mengucapkan Astagfirullah. kuda pun berhenti. Mungkn karena rasa sukurnya telah seamat dari maut. Dia pun mengucakan Alhamdulllah ya allah. Dan kudapun kembali berjalan.. TAMAT