Selasa, 26 Juli 2011

DALIL ALQURAN TENTANG SUNGAI DIBAWAH LAUT

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)
Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton acara TV `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan penyelam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumenter tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia.
Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya karena tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.
Fenomena ganjil itu membingungkan Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari penyebab terpisahnya air tawar dari air asin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinasi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut. Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan ( surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez . Ayat itu berbunyi
“Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan…”
Artinya: “Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak boleh ditembus.”
Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas. Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diartikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air asin dari laut.
Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi “Yakhruju minhuma lu’lu`u wal marjaan” ertinya “Keluar dari keduanya mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara. Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam.
Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 20.. Mr. Costeau pun berkata bahawa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam. Allahu Akbar…!
Mr. Costeau mendapat hidayah melalui fenomena teknologi kelautan. Maha Benar Allah yang Maha Agung.. Shadaqallahu Al `Azhim.Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air.” Bila seorang bertanya, “Bagaimanakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?” Rasulullah s.a.w. bersabda, “Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran.”
Jika anda seorang penyelam, maka anda harus mengunjungi Cenote Angelita , Mexico . Disana ada sebuah gua. Jika anda menyelam sampai kedalaman 30 meter, airnya air segar (tawar), namun jika anda menyelam sampai kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin, lalu anda dapat melihat sebuah “sungai” di dasarnya, lengkap dengan pohon dan daun daunan.  Lihatlah betapa hebatnya ciptaan Allah SWT.

Senin, 20 Juni 2011

Alhamdulillah namanya

Alkisah pada tahun 2000, di kota Malang ada seorang yang memelihara kuda mulai kecil. Nama kuda itu adalah Alhamdulillah, kuda itu sangat penurut, apabila dipanggil langsung datang, kalau disuruh berjalan tinggal ucap Alhamdulillah kuda itu langsung tancap. Kalau ingin berhenti tinggal ucap Astagfirullah, kuda itu langsung berhenti. Mungkin karena dirawat sejak kecil dan latihan yang rutin. Pada saat ditaman bunga di dareah Tretes. Si pengembala bertemu dengan temannya.
Temannya : "Askum..gimana kabarnya? Kuda mu bagus bangeeet..".
Pengembala : "Baik, iya ni kuda penurut pula, kalau kita ucap hamdalah dia akan beranngkat, dan kalau mau berhenti tinggal ucap istigfar".
Temannya : "Aku boleh nyoba gak?
Pengembala :" boleh, silahkan"
Saat itu langsunglah dia menyebut Alhamdulillah, kuda pun berjalan tapi sangat lambat. Dia menyebut hamdalah lagi sampai kuda itu berjalan sangat cepat. Dia tidak tahu kalau di depan ada juranng yang sangt tinggi. dia pun panik hingga lupa apa yang harus diucapkan untuk membuat kuda itu berhenti. hingga akhinya dia mengucapkan semuanya. Subhanallah, lailahailalla, allahuakbar, innalillahi. untunglah saat sampa di tepi jurang ia mengucapkan Astagfirullah. kuda pun berhenti. Mungkn karena rasa sukurnya telah seamat dari maut. Dia pun mengucakan Alhamdulllah ya allah. Dan kudapun kembali berjalan.. TAMAT  

Minggu, 10 April 2011

kenangan Masa-masa SD


Teringat Kembali Masa-Masa SD Ku, Masa Dimana Aku Masih Terlihat Seperti Anak-Anak. Masa Di Mana Saat Itu Aku Masih Lugu, Bermain Karet Bersama Teman-Temanku. Aku Ingat Awal Aku Masuk SD Semanan Percontohan 08 Pagi, Aku Duduk Bareng Sama Teman TK Ku, Namanya Eka Fitri Febrianti, Tapi Gara-Gara Aku Duduk Sama Dia Aku Jadi Gak Konsen Buat Belajar, Abis Anaknya Cerewet, Ngoceh Mulu Bikin Aku Bingung Mau Dengerin Guru Atau Dengerin Dia?? Hahaa..

Akhirnya Aku Pindah Duduk Bareng Sama Si Keriting Ifqoh Cahyani Panggil Aja Gigi. Gigi Tuh Teman Dekat Aku Dari Kelas 1 SD Sampai Sekarang. Dia Temen Yang Paling Kocak, Aku Belum Pernah Berantem Sama Dia Sejak Pertama Kali Kenal. Hebat Kan?? :D
Tapi Tuh Aku Takut Kalo Deket-Deket Dia, Masalahnya Waktu Kelas 1 Tu Dia Jorok Banget.. Iiih..Amit-Amit Deh. Hahah (Becanda Ifqoh) Sekarang Aku Juga Masih Takut Kalo Deket-Deket Dia, Bisa Mendadak Gila Kalo Deket Dia, Jadi Heboh.. Haha
 Dia Juga Teman Curhat Aku Yang Dapat Dipercaya, Anaknya Baik Dan Menyenangkan.. (Jangan Terbang Ya Qoh, Cuma Speak :P)
Dari Kelas 1 Aku Duduk Bareng Sama Dia Sampe Kelas 5, Pas Kelas 6 Nya Udah Gak, Tapi Tetep Aja Kita Gak Bisa Jauh-Jauh. Si Gigi Duduk Di Belakang Aku.

Di Kelas 1 Banyak Banget Kenagan, Aku Jatuh Ke Jurang Belakang Sekolah Lah, Di Kejer-Kejer Soang, Pernah Juga Ketiban Temen Yang Gendut Banget. Ya Allah, Sakiiit. Udah Tau Badan Saya Kecil, Ketiban Dia Pula, Langsung Remuk Tulang Punggung Aku.

Selama SD Aku Sering Jadi Ketua Kelas Lo, Aku Termasuk Galak. Abis Anak-Anaknya Pada Susah Diatur, Bikin Emosi Aja, Terutama Anak Cowonya Suka Nyari Rebut. Jadi Inget Kalo Aku Dulu Suka Nabok Orang Pake Penggaris Kalo Gak Sapu (Sadis Amet) Tapi Sekarang Udah Enggak Ko, Tia Yang Sekarang Udah Berubah Jadi Baik.. J Hehee.. Maaf Ya Teman-Teman Yang Pernah Aku Tabok.

Dari SD Aku Dapet Pringkat 1 Atau 2, Aku Punya Saingan Berat Namanya M. Firman Thohari, Tapi Kita Gak Musuhan. Waktu SD Juga Tangan Aku Sempet Patah, Gara-Gara 1 Anak Cowok. Aku Sebel Sama Dia, Gara-Gara Dia Tangan Aku Patah Gak Bisa Nulis Di Papan Tulis, Dibuku, Gak Bisa Tidur Gara-Gara Kesakitan, Nangis Mulu Jadinya. Jadi Aku Ke Sekolah Cuma Diem Aja Dengerin Guru Doang Selama 1 Bulan.
Aku Mulai Punya Temen Banyak Dari Kelas 3 SD, Soalnya Aku Termasuk Anak Yang Gak Banyak Omong, Jadi Susah Dapet Temennya. Kalo Ada Anak Baru Juga Aku Cuek, Gak Nora Kaya Yang Lain, Langsung Direbutin Dan Nanya Namanya. Aku Mah Nunggu Sepi Aja, Baru Deh Nanya. Di SD Aku Punya Kelompok, Namanya “SITIFEK” Yang Artinya = “Siti, Tia, Ifqoh, Eka” Tadinya Kita Cuma Berempat, Tapi Lama” Jadi Sembilan Dan Aku Bingung Bikin Nama Kelompoknya, Jadi Gak Di Kasih Nama Deh. (Gembel Banget). Kelompok Kita Bukan Kelompok Negative, Bukan Kelompok Cewek-Cewek Genit Atau Pun Tukang Malah, Kita Kelompok Main Karet Atau Main Bola Bekel. Seru Loh. Sembilan Anggota Itu Meliputi
1. Ifqoh Cahyani                                                6. Anissa Salsabila
2. Siti Nurhayati                                                  7. Melly Yuningsih
3. Eka Fitri Febrianti                                            8. Netty Sulistiawati
4. Andina Fajar Mustaqimah                             9. Nurul Fathia Salma
5. Zakiah Rahma
Ada Juga Temen Yang Super Lucunya, Sama Guru Aja Dia Ngelawak Mulu, Mau Dimarahin Juga Tetep Aja Nyengir. Namanya Fajar Sata Dilasta, si Buntelan Daging, Anaknya Lucuuu Banget, Gendut, Perutnya Buncit Banget. Kadang Suka Buang Angin Sembarangan Lagi. Hahahaa..
Terakhir Saat Kelas 6, Kita Jalan-Jalan Ke Waterboom Cikarang, Aku Ingat Saat Kita Nangis Bareng-Bareng Saat Di Umumkan Ada Salah Satu Teman Yang Gak Lulus, Mereka Terkenal Bandelnya, Dan Ternyata Guru Cuma Ngerjain Mereka Doang. Kenangan Di SD Gak Bisa Dilupain, Teman-Temannya Lucu-Lucu Semua.

I Miss You My Class

Minggu, 20 Maret 2011

IBU :'(

Disaat ibumu tertidur lelap.
Coba kamu pandangi ia dalam-dalam.
Bayangkan jika matanya takkan terbuka selamanya.
Tanggannya takkan menghapus dan mengusap air matamu.
Tak ada nasehat yang indah.
Yang mungkin sering kita abaikan.
Bayangkan apabila ibumu sudah tiada.
Apakah kita sudah membahagiakannya??
Yang sering kali dia sering membahagiakan kita?
Memenuhi keinginanmu yang teramat sulit untuk diraih.
Ucapannya selalu indah kalau didengarkan dengan hati dan pikiran yang murni dan suci.
Betapa besar kasih sayangnya pada kita.
Bisakah kita tersenyum padanya setiap pagi ?
Mendo'akannya setiap detik ?
Mengingatnya setiap waktu ?
Menghadirkannya setiap hari ?
Cintanya akan selalu ada untuk kita.
Sekarang.
Hari ini
Esok.
Dan selamanya..
Karena cinta kasih yang ibu miliki adalah cinta yang teramat suci.

Jumat, 18 Februari 2011

Bruno Mars - Just The Way You Are [Official Video]





Lyrics Bruno Mars - Just The Way You Are

Oh her eyes, her eyes
Make the stars look like they're not shining
Her hair, her hair
Falls perfectly without her trying

She's so beautiful
And I tell her every day

Yeah I know, I know
When I compliment her
She wont believe me
And its so, its so
Sad to think she don't see what I see

But every time she asks me do I look okay
I say

When I see your face
There's not a thing that I would change
Cause you're amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you're amazing
Just the way you are

Her nails, her nails
I could kiss them all day if she'd let me
Her laugh, her laugh
She hates but I think its so sexy

She's so beautiful
And I tell her every day

Oh you know, you know, you know
Id never ask you to change
If perfect is what you're searching for
Then just stay the same

So don't even bother asking
If you look okay
You know I say

When I see your face
There's not a thing that I would change
Cause you're amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you're amazing
Just the way you are

The way you are
The way you are
Girl you're amazing
Just the way you are

When I see your face
There's not a thing that I would change
Cause you're amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you're amazing
Just the way you are

Rabu, 19 Januari 2011

Cerpen= Lagu Terakhir Untuk Itha

Itha adalah seorang gadis kuliahan. Sudah hampir 2 jam Ita mondar-mandir mengelilingi kamarnya, menunggu sebuah pesan dari seseorang yang sangat special baginya, tapi tak satu pun terlihat pesan yang masuk di handphone-nya.

Setelah beberapa lama menunggu, sebuah SMS msuk di layar ponsel Itha dan tertulis nama My Prince Adhi. Secepat kilat ia membuka SMS tersebut dan membacanya dengan tidak sabar. Ternyata orang yang ditunggunya sejak tadi baru saja menyelesaikan pertandingan. Itha pun membalas pesan tersebut dengan mengucapkan selamat malam, lalu Itha memejamkan mata karna hari sudah larut malam.

Keesokan harinya. Disaat mentari dengan kokoh menampakkan sinarnya, dan seperti biasa Itha mengirimkan ucapan selamat pagi untuk Adhi kekasihnya sebelum berangkat kuliah. Tapi Adhi tidak juga membalasnya, sampai akhirnya dia membalas pesan itu. Setelah beberapa kali SMS-an Itha merasa ada yang beda dengan tulisan pesan Adhi. Hingga ia menyadari, kalau yang membalas pesannya sejak tadi bukanlah Adhi kekasihnya, tapi temannya. Hal itu membuat Itha sangat kesal dan tiak membalas pesan itu lagi. Dia berharap adhi akan menghubunginya dan meminta maaf secara langsung kepadanya.

Tapi pertengkaran itu masih juga berlanjut, walaupun Adhi sudah meminta maaf kepada Itha, tapi Itha tetap saja merasa kesal karena Adhi tidak membals SMSnya. Hingga hubungan dari kedua pasangan tersebut berakhir dengan kata putus. Hal ini membuat Itha sangat terpuruk, karena ia tidak menyangka, Adhi yang selama ini sangat dia cintai tega memutuskan hubungan mereka begitu saja. Namun, setelah Itha mendengar alasan Adhi yang sudah tidak nyaman lagi bersamanya, akhirnya Itha mencoba menerima keputusan itu dengan hati yang hancur.

Malam harinya, Itha yang masih stres dengan kenyataan yang menyakitkan itu mendadak jatuh sakit. Tubuhnya menggigil dan terkadang mengigau memanggil nama Adhi. Ia sangat berharap Adhi akan menghubunginya dan membatalkan semua keputusannya. Tapi harapan itu tidak terwujud.
Sudah hampir seminggu Ita sakit, hingga ia harus dirawat di rumah sakit karena maag yang selama ini ia derita sudah sangat parah hingga menimbulkan pendarahan. Selain itu penyebab dari menurunnya kondisi Ita yaitu karena stres yang dialaminya.

Hari demi hari kondisi Itha menurun, sudah sebulan Itha berada di rumah sakit dengan selang di hidungnya. Salah satu yang dapat membuatnya bertahan yaitu dengan mendengarkan lagu yang dulu pernah diciptakan Adhi untuk Itha. Karena dengan lagu itu, Itha merasa lebih baik. Itha sangat merindukan Adhi, dia sangat mengharapkan Adhi kembali kepadanya. 

Via sahabat Itha yang sejak awal menemani Itha di rumah sakit, sangat tahu perasaan yang kini sedang dirasakan oleh sahabatnya. Via merasa iba dan kagum dengan sahabatnya. Iba dengan keadaan Itha yang kini terkulai lemah dirumah sakit, dan kagum karena ketegaran sahabatnya itu. 
Hingga Via pun memutuskan untuk memberi tahu keadaan Itha kini yang sedang sakit kepada Adhi.
Via meminta Adhi untuk menjenguk Itha. Tapi Adhi belum bisa, karena ia merasa kehadirannya akan membuat Itha semakin sakit. Via yang tak tega melihat keadaan sahabatnya tersebut, terus mencoba menjelaskan kepada Adhi dan memintanya untuk melihat keadaan Itha walau hanya sebentar. 

Sampai akhirnya Adhi datang menjenguk Itha yang saat itu sedang tertidur dengan kedua telinga memakai headset agar ia bisa mendengarkan lagu yang bisa menenangkannya, karena dengan mendengar lagu itu dapat membayar rasa rindu yang sangat terhadap Adhi. Adhi terdiam melihat seseorang yang sudah lama tak ia jumpai, kini terkulai lemah di rumah sakit dan terkejut ketika mendengar laguyang sedang Itha dengar, lagu yang dulu pernah ia ciptakan untuk Itha saat masih bersama. Adhi pun menggenggam tangan Itha, dan sesaat kemudian Itha terbangun. Itha terkejut bercampur gembira, karena seseorang yang sangat ia tunggu-tunggu akhirnya datang juga. Wajah Itha yang semula terlihat pucat tiba-tiba berubah menjadi cerah. Pertemuan itu terus berlanjut dan seiring dengan itu keadaan itha mulai membaik.

Suatu pagi, dokter menghubungi Adhi dan Via mengabarkan bahwa keadaan Itha yang semula sudah mulai membaik tiba-tiba Drop lagi. Adhi pun datang melihat Itha. Sesampainya di sana dilihatnya gadis yang pernah dicintainya itu pucat. Saat itu Itha meminta Adhi membawanya ke tepi pantai untuk melihat pemandangan sunset. Awalnya dokter dan keluarga Ita tidak setuju dengan permintaan Itha, tapi karena hanya itu yang dapat membuat Itha lebih baik, akhirnya keluarga Itha mengizinkannya.

Setibanya di pantai, Itha dan Adhi duduk di tepi pantai. Itha merasa sangat bahagia karena ia bisa melihat indahnya sunset bersama orang yang sangat dia cintai. Adhi pun berkata kepada Ita “Kamu cepat sembuh ya. Supaya nanti kita bisa jalan-jalan bersama lagi, aku sayang kamu Itha.”(sambil mencium kening Itha). Di pantai itu, Adhi menyanyikan sebuah lagu baru untuk Itha, itha merasa sangat bahagia. Suasana romantic itu pun berakhir dengan kembalinya itha ke rumah sakit.

Keesokan harinya, itha kembali Drop dan saat itu itha meminta semua orang yang sangat berarti baginya untuk berkumpul dalam ruangan Itha. Disana terlihat keaadaan Itha yang dengan jelas terlihat sangat lemah. Ita meminta Adhi untuk menyanyikan kembali lagu yang sangat ia sukai. Akhirnya Adhi pun menyanyikan lagu itu, tangannya menggenggam tangan Itha yang dingin, Itha juga menggenggamnya seakan tidak mau lepas lagi. Perlahan matanya terpejam dan ia pun tertidur. Tapi perlahan layar monitor yang menunjukkan detak jantung Itha perlahan berhenti dan menunjukkan garis lurus pertanda Itha sudah tiada lagi.

Air mata pun jatuh berlinang. Begitu juga Adhi, dia tidak mengira bahwa lagu yang ia nyanyikan tadi adalah lagu terakhir untuk Itha. Sebelum wajah Itha di tutupi kain putih yang suci, Adhi mencium kening gadis yang pernah di cintainya itu dengan lembut .
“Selamat jalan sayang, maafkan aku yang sudah membuatmu seperti ini. Semoga dirimu tenang di sana dan kita bisa berjumpa lagi. Aku masih sangat menyayangi kamu”

..TAMAT..